Tampilkan postingan dengan label PENGANTAR BISNIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGANTAR BISNIS. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 Oktober 2013
PENGANTAR BISNIS MINGGU KE-3
TUGAS PENGANTAR BISNIS MINGGU KE-3
1.JELASKAN BENTUK PERUSAHAAN DAN BERI 5 CONTOH : - CV , PT ,
YAYASAN, KOPERASI, ASURANSI, LEASING, PESEROAN TERBATAS
NEGARA
# Bentuk-bentuk perusahaan:
· Persekutuan Komanditer atau Commanditaire Vennotschaap (CV) : sebuah perusahaan atau badan usaha yang didirikan oleh satu atau beberapa orang yang berusaha (sekutu komplementer/sekutu aktif), dan beberapa orang yang menyerahkan modal saja (sekutu komanditer/ sekutu pasif). Sekutu aktif merupakan anggota CV yang menanam modal dan aktif mengelola CV. Sedangkan sekutu pasif bertanggung jawab sebatas modal yang ditanam.
Contoh : cv. Pukaya transport consulindo, cv. Survindo, cv. Indo karya teknik, cv. Aspalindo jaya, cv. Bintang pelangi mas.
· Perseroan Terbatas (PT) atau NV (Naamloze Venntschaap) : merupakan badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih, yang modalnya diperoleh dengan cara menjual saham-saham. Pemegang saham dapat diartikan sebagai pemilik perusahaaan sehingga ikut bertanggung jawab atas utang-utang perseroan, namun tanggung jawabnya hanya sebatas saham yang dimiliki.
Contoh: pt. monokem Indonesia, pt. sinar pikomandiri, pt. andrea putra perdana, pt. yanase bintang nusantara, pt. selaras Indo Technologi
· Yayasan : merupakan suatu badan usaha,tetapi tidak untuk mencari keuntungan yang didirikan oleh orang-orang dengan cara memisahkan harta kekayaan pemilik dengan tujuan social dan memiliki badan hukum. Dalam usahanya, yayasan mengumpulkan dana melalui donatur tetap maupun tidak tetap, menerima sumbangan yang tidak mengikat, hibah dan iuran anggotanya.
Contoh : Yayasan Pembinaan Anak Cacat Malang, Yayasan Pendidikan Nusantara, Yayasan Jantung Indonesia, Yayasan Kanker Wisnu Wardhana, Yayasan Dompet Dhuafa.
· Koperasi : merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiantannya berdasarkan prinsip kekeluargaan. Koperasi dibentuk bukan untuk mengejar keuntungan, etapi untuk memenuhi keperluan dan kesejahteraan bersama (khususnya anggota)
Contoh : Pusat Koperasi Pensiunan ABRI (PUSKOPPABRI), Pusat Koperasi Veteran Indonesia (PUSKOVERI), Pusat Koperasi Karyawan Indonesia (PUSKOPKAR), Pusat Koperasi Polisi Daerah (PUSKOPOLDA), Koperasi Pengrajin Tahu Tempe (KOPTI).
· Asuransi : merupakan usaha jasa keuangan yang menghimpun dana masyarakat melalui pengumpulan premi asuransi, memberikan perlindungan kepada anggota masyarakat pemakai jasa ansuransi terhadap kemungkinan timbulnya kerugian karena suatu peristiwa yang tidak pasti atau terhadap hidup atau meninggalnya seseorang.
Contoh : Asuransi Jasa Indonesia, Asuransi Jasaraharja Putera, Asuransi Sinar Mas, Asuransi Adira Dinamika, MNC Life Insurance (MNC Life).
· Perusahaan Leasing : merupakan lembaga keuangan bukan bank yang operasinya melakukan kegiatan penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh perusahaan dalam jangka waku tertentu.
Contoh : Mandala Multifinance, BFI Finance Indonesia, Astra Sedaya Finance, BCA Finance, National Finance.
· Perusahaan Perseroan (Persero) : perusahaan ini didirikan dengan tujuan mencari laba (profit motive) dengan pemerintah sebagai pemegang saham seluruhnya atau sebagian besar.
Contoh : pt. Pos Indonesia (Persero), pt. kereta Api Indonesia (Persero), pt. garuda Indonesia (Persero), pt. perusahaan Listrik Negara (Persero), pt. Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero).
2. SEBUT & JELASKAN TENTANG LEMBAGA KEUANGAN DI INDONESIA
#Lembaga keuangan adalah badan usaha yang kegiatannya bergerak dibidang keuangan, yaitu menarik dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat. Lemabaga keuangan terdiri atas bank dan lembaga keuangan bukan bank.
· Salah satu lembaga keuangan bank di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI)yang ditegaskan dalam UU No.23Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.
Tujuan dari bank Indonesia adalah untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah, sementara tugas dari Bank Indonesia sendiri adalah menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran, serta mengatur dan mengawasi bank yang berada di Indonesia
· Lembaga keuangan bukan Bank memiliki pengertian yang hampir sama dengan lembaga keuangan bank, namun perbedaannya terletak pada kegiatan yang difokuskan pada salah satu keuangan saja, tidak bisa secara langsung menghimpun dana dari masyarakat, dan tidak dapat menciptakan uang giral
contoh : Perusahaan Asuransi, Perusahaan Dana Pensiun (TASPEN), Koperasi Simpan Pinjam, Pasar Modal, Perusahaan Modal Ventura dll.
3.APA YG DI MAKSUD MERGER , KARTEL , JOINT VENTURA
# Merger : merupakan peleburan saham-saham perseroan yang dilakukan perseroan tertentu atau penyatuan perseroan/badan usaha.
# Kartel : merupakan kerja sama antara beberapa badan usaha yang memproduksi dan memasarkan barang sejenis dibawah suatu perjanjian tertentu. Masing-masing badan usaha tetap berdiri sendiri dan mempunyai kedudukan yang sama, kecuali untuk hal-hal yang telah disepakati dalam kartel
#Joint venture/ ventura : merupakan bentuk kerja sama antara beberapa perusahaan yang berasal dari beberapa Negara menjadi satu perusahaan dengan modal yang sebagian besar milik nasional untuk memperoleh keuntungan ekonomi sehingga diperoleh keuntungan bersama.
KELOMPOK : WINDI FEBRIANI 29213329
SELVIYANTI FEBRIARDI 28213363
MELINDA TRI HARYATI 25213433
KELAS : 1EB21
Minggu, 13 Oktober 2013
NAIKNYA HARGA KEDELAI "REVISI"
PENGANTAR BISNIS
“NAIKNYA HARGA
KEDELAI”
1EB21
WindiFebriani, 29213329
I.
PENDAHULUAN
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika berdampak terhadap kenaikan harga
bahan baku pembuatan tahu tempe di Indonesia. Tahu Tempe merupakan santapan
sehari-hari semakin kecil, karena pengusaha Tahu Tempe tersebut tidak mampu
menutupi beban modalnya. Akibat hal tersebut, banyak pengrajin
tahu tempe diberbagai daerah melakukan aksi mogok produksi karena tidak sanggup
untuk membeli kedelai. Sebagai produsen harus pandai menentukan harga yang
tepat disaat harga bahan baku pembuatan Tahu Tempe melonjak.
Agar
tidak mengalami kerugian, selain pandai menentukan harga, produsen juga harus
tau bahwa produksi Tempe Tahu merupakan suatu produk yang Steples atau barang
yang sering dibutuhkan. Untuk itu saya tertarik mengambil topic ini karena menurut saya topic tersebut sangat memberikan banyak informasi
tentang keadaan ekonomi suatu Negara. Salah satunya dengan judul“ NAIKNYA HARGA KEDELAI”.
II.
ISI
Hampir
seluruh pengusaha tahu dan tempe di Indonesia melakukan aksi mogok berproduksi akibat
dari tingginya harga bahan baku kedelai.
Aksi
mogoknya produsen Tahu Tempe tersebut adalah sebagai bentuk protes pada
pemerintah yang tak juga berhasil menstabilkan harga kacang kedelai tersebut
yang menjadi bahan baku utama dalam pembuatan Tahu Tempe, dan juga aksi mogok
tersebut adalah sebagai protes kepada pemerintah agar segera memberikan solusi
yang tepat terhadap masalah tersebut.
Hal ini diperkirakan disebabkan melemahnya rupiah terhadap dollar.
Menurut
ketua Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu (PUSKOPTI) mengatakan kenaikan harga bukan
akibat turunnya nilai kurs mata uang rupiah terhadap dollar Amerika. Tapi ini akibat dari permainan importer kedelai. Sebab tata niaga kedelai tidak
ditangani pemerintah sehingga tidak ada yang menjaga stabilitas harga kedelai.
Namun,
menurut Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangn Bachrul
Chairil mengatakan pelemahan rupiah akan
membawa harga-harga barang didalam negeri ikut naik. Terutama barang-barang konsumsi
yang bersumber dari impor.
Krisis
kedelai ternyata tidak hanya terjadi ditahun ini saja. Tapi tahun lalu juga pernah
terjadi. Awal 2008, tingginya harga kedelai secara tidak langsung menghilangkan
tahu dan tempe dipasaran.
Para
perajin tahu dan tempe akhirnya memilih untuk menyetop produksinya lantaran
beban produksi yang terlalu besar. Biasanya saat terjadi kenaikan harga kedelai,
para pengrajin tahu dan tempe menyiasatinya dengan menaikkan harga penjualan atau
memperkecil ukuran tahu tempe yang dibuat. Tapi, hal tersebut justru merugikan konsumen.
Akibatnya konsumen akan mengeluh dan bahkan bisa-bisa akan mengurangi pembelian
Tahu Tempe tersebut.
Untuk itu, para pengrajin tahu dan tempe meminta
pemerintah turut andil agar bahan baku pembuatan tahu dan tempe ini tidak naik dan
tidak ada pengaruh dengan melemahnya harga rupiah terhadap nilai mata uang
dollar.
III. PENUTUP
Dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar sangat menyulitkan masyarakat.
Khususnya masyarakat pengrajin tahu dan tempe. Mereka kesulitan dengan barang
yang akan diproduksinya tersebut. Mereka juga tidak mampu menutupi beban
modalnya yang lumayan besar itu. Dan mereka menginginkan pemerintah juga turut andil dalam hal tersebut. Karena bagi mereka
berjualan Tempe/Tahu adalah satu-satunya mata pencaharian mereka.
IV. DAFTAR PUSTAKA
Budiarto, Teguh “ Dasar Pemasaran :
Harga”, penerbit Gunadarma. Jakarta 1993
Langganan:
Postingan (Atom)